<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nulis Nyok !!!!</title>
	<atom:link href="http://nulisnyok.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nulisnyok.wordpress.com</link>
	<description>khusus untuk yang sedang belajar nulis.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jan 2009 08:38:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nulisnyok.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nulis Nyok !!!!</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nulisnyok.wordpress.com/osd.xml" title="Nulis Nyok !!!!" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nulisnyok.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tentang Waktu</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/tentang-waktu/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/tentang-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 08:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIAI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/tentang-waktu/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : pangeran cinta (sufi) Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan. Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi. Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan. Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan. Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan. Ambillah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=11&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : pangeran cinta (sufi)</p>
<p>Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.<br />
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.<br />
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.<br />
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.<br />
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.<br />
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.<br />
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.<br />
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.<br />
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.<br />
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.</p>
<p>Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR. Teman yang paling akrab adalah AMAL. Pengawal peribadi yang paling waspada DIAM. Bahasa yang paling manis SENYUM. Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.</p>
<p>Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia ,umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa</p>
<p>Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.</p>
<p>Anda bukan apa yang anda fikirkan tentang anda, tetapi apa yang anda fikirkan itulah anda</p>
<p>Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.</p>
<p>Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan.<br />
Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.</p>
<p>Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan.<br />
Oleh itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Berkuasa.</p>
<p>Sampan tidak akan dapat belayar di padang pasir betapa pun jua empuknya pasir itu -Pepatah Arab</p>
<p>Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=11&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/tentang-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac486e6d14f26842249d163e050a2e5b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jiai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agama VS Sains</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/agama-vs-sains/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/agama-vs-sains/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 08:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>JIAI</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/agama-vs-sains/</guid>
		<description><![CDATA[oleh pangeran cinta 03 ( sufi ) NB: tulisan ini pindahan dari komentar di jiai Sejak abad ke-17 hubungan sains dan agama mengalami ketegangan yang tak kunjung henti hingga kini. pendekatan dialog harus terus diupayakan, kesamaan maupun perbedaany. Di Barat, relasi agama dan sains menjadi isu yang kontroversial. Uniknya, hal tersebut juga berimbas ke lingkungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=10&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh pangeran cinta 03 ( sufi )</p>
<p>NB: tulisan ini pindahan dari komentar di jiai</p>
<p>Sejak abad ke-17 hubungan sains dan agama mengalami ketegangan yang tak kunjung henti hingga kini. pendekatan dialog harus terus diupayakan, kesamaan maupun perbedaany.</p>
<p>Di Barat, relasi agama dan sains menjadi isu yang kontroversial. Uniknya, hal tersebut juga berimbas ke lingkungan akademisi dua agama, yakni Islam dan Kristen. Dalam sejarah tradisi intelektual Islam ataupun Kristen sejak periode awal hingga Abad Pertengahan, wacana hubungan agama dan sains cukup pesat dan mampu menghidupkan dimensi intelektual bidang keagamaan. Jadi, relasi antara agama dan sains bukanlah isu baru. <span id="more-10"></span></p>
<p>Dalam buku Melacak Jejak Tuhan dalam Sains (2004), Mehdi Golshani berpendapat bahwa sains dan Islam bukan isu baru. Keduanya, kata Mehdi, sama-sama memiliki dasar metafisika dan tujuan pengetahuan yang diwahyukan ataupun pengetahuan yang diupayakan, ialah mengungkapkan ayat-ayat Tuhan dan sifat-sifat-Nya kepada umat manusia. Singkat kata, kegiatan ilmiah sebagai bagian dari kewajiban agama (”ilmu amaliah” dan “amal ilmiah”).</p>
<p>Namun, hal penting yang perlu digarisbawahi: kegiatan ilmiah atau sains harus tetap memiliki metodologi dan bahasa sendiri. Oleh karena itu, kita perlu menggeser anggapan “agama vs sains” dengan menyadari bahwa ada keterbatasan sains oleh para ilmuwan, dan karena campur tangan yang tak semestinya terjadi dari para otoritas agama dalam persoalan saintifik. Dengan begitu, relasi agama dan sains tetap dibutuhkan dan dianggap penting oleh umat manusia.</p>
<p>Jika pertimbangan itu dipakai, maka sains justru bisa memperkuat iman kepada Tuhan. Ada empat hal yang dapat membawa sains kepada agama (Tuhan). Pertama, sains memperkenalkan kita dengan sifat beberapa dimensi alam semesta dan bukan keseluruhan. Kedua, sains tak bisa menjawab pertanyaan ultimat: dari mana datangnya alam semesta? Ketiga, sains membutuhkan kerangka metafisik yang bisa menjustifikasi keberhasilannya. Keempat, sains itu empirik.</p>
<p>Dalam konteks Islam, para sarjana Muslim harus tetap menekankan bahwa motivasi utama di balik upaya pencarian ilmu-ilmu sains ialah guna mengetahui ayat-ayat Tuhan di alam semesta (baca: ayat kauniah). Itu berarti, setiap bidang ilmu akan menunjukkan satu dimensi ciptaan-Nya. Jika begitu, mungkin saatnya kita akhiri perdebatan “agama vs sains” di sini. Bagaimanapun, posisi agama dan sains tetap sama, keduanya tetap penting dan bermakna.</p>
<p>Yang jelas, agama dan sains berevolusi.<br />
Agama berevolusi dari yang paling sederhana hingga yang paling lunggit atau<br />
tinggi sekali. Sehingga, tauhid yang mula-mula amat sederhana, tapi untuk<br />
memraktikkannya terus-menerus berubah. Dari pola Nabi Ibrahim yang sederhana<br />
yang shuhufnya sudah tidak kita kenali lagi hingga tauhid Alquran yang penuh<br />
metafor.</p>
<p>Sains pun terus-menerus berevolusi. Dilihat dari sejarah, sains pada zaman<br />
keemasan Islam belum bisa dikatakan sebagai sains seperti di zaman modern,<br />
lantaran sains di zaman modern merupakan kajian objektif terhadap fenomena dan<br />
harus bisa diverifikasi kebenarannya oleh pihak lain.</p>
<p>Sains ya sains, tak ada sains sekuler atau sain agamis. Sekuler atau agamis<br />
hanyalah cara pandang terhadap kerja dan hasil kerja sains. Jadi, patokan dalam<br />
sains ya:</p>
<p>(1) objek yang diteliti terukur.<br />
(2) kaitan-kaitan objek yang diteliti harus dapat dilihat dengan jelas.<br />
(3) runtutan pengamatan dan berpikir metodis harus tertata rapi.<br />
(4) kebenaran hasilnya harus dapat diverifikasi pihak lain.</p>
<p>Jadi, sains tidak berurusan secara langsung dengan realitas atau nomena, tapi<br />
berkaitan dengan fakta-fakta. Urusan realitas akan dikaji lebih dalam di dunia<br />
FILSAFAT.</p>
<p>Jadi, berdasarkan sains –misalnya babi– kita hanya mengkaji apakah daging<br />
babi layak dikonsumsi manusia atau tidak, dan tidak berurusan dengan haram atau<br />
halal kalau dimakan.</p>
<p>Dus, SCIENCE is SCIENCE, AGAMA adalah AGAMA.<br />
Masing-masing berdiri sendiri, tapi juga bisa saling mempengaruhi!</p>
<p>Salam, hangat<br />
untuk teman2 &amp; adek2 JIAI 2007-2004</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=10&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2009/01/25/agama-vs-sains/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ac486e6d14f26842249d163e050a2e5b?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jiai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tahukah Anda !! Islam Masuk Ke Nusantara Saat Rasulullah S.A.W Masih Hidup</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/tahukah-anda-islam-masuk-ke-nusantara-saat-rasulullah-saw-masih-hidup/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/tahukah-anda-islam-masuk-ke-nusantara-saat-rasulullah-saw-masih-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ridwan Islam masuk ke Nusantara dibawa para pedagang dari Gujarat, India, di abad ke 14 Masehi. Teori masuknya Islam ke Nusantara dari Gujarat ini disebut juga sebagai Teori Gujarat. Demikian menurut buku-buku sejarah yang sampai sekarang masih menjadi buku pegangan bagi para pelajar kita, dari tingkat sekolah dasar hingga lanjutan atas, bahkan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=9&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Ridwan</p>
<p>Islam masuk ke Nusantara dibawa para pedagang dari Gujarat, India, di abad ke 14 Masehi. Teori masuknya Islam ke Nusantara dari Gujarat ini disebut juga sebagai Teori Gujarat. Demikian menurut buku-buku sejarah yang sampai sekarang masih menjadi buku pegangan bagi para pelajar kita, dari tingkat sekolah dasar hingga lanjutan atas, bahkan di beberapa perguruan tinggi.<span id="more-9"></span></p>
<p>Namun, tahukah Anda bahwa Teori Gujarat ini berasal dari seorang orientalis asal Belanda yang seluruh hidupnya didedikasikan untuk menghancurkan Islam? Orientalis ini bernama Snouck Hurgronje, yang demi mencapai tujuannya, ia mempelajari bahasa Arab dengan sangat giat, mengaku sebagai seorang Muslim, dan bahkan mengawini seorang Muslimah, anak seorang tokoh di zamannya.</p>
<p>Menurut sejumlah pakar sejarah dan juga arkeolog, jauh sebelum Nabi Muhammad SAW menerima wahyu, telah terjadi kontak dagang antara para pedagang Cina, Nusantara, dan Arab. Jalur perdagangan selatan ini sudah ramai saat itu.</p>
<p>Mengutip buku Gerilya Salib di Serambi Makkah (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2006) yang banyak memaparkan bukti-bukti sejarah soal masuknya Islam di Nusantara, Peter Bellwood, Reader in Archaeology di Australia National University, telah melakukan banyak penelitian arkeologis di Polynesia dan Asia Tenggara.</p>
<p>Bellwood menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa sebelum abad kelima masehi, yang berarti Nabi Muhammad SAW belum lahir, beberapa jalur perdagangan utama telah berkembang menghubungkan kepulauan Nusantara dengan Cina. Temuan beberapa tembikar Cina serta benda-benda perunggu dari zaman Dinasti Han dan zaman-zaman sesudahnya di selatan Sumatera dan di Jawa Timur membuktikan hal ini.</p>
<p>Dalam catatan kakinya Bellwood menulis, “Museum Nasional di Jakarta memiliki beberapa bejana keramik dari beberapa situs di Sumatera Utara. Selain itu, banyak barang perunggu Cina, yang beberapa di antaranya mungkin bertarikh akhir masa Dinasti Zhou (sebelum 221 SM), berada dalam koleksi pribadi di London. Benda-benda ini dilaporkan berasal dari kuburan di Lumajang, Jawa Timur, yang sudah sering dijarah…” Bellwood dengan ini hendak menyatakan bahwa sebelum tahun 221 SM, para pedagang pribumi diketahui telah melakukan hubungan dagang dengan para pedagang dari Cina.</p>
<p>Masih menurutnya, perdagangan pada zaman itu di Nusantara dilakukan antar sesama pedagang, tanpa ikut campurnya kerajaan, jika yang dimaksudkan kerajaan adalah pemerintahan dengan raja dan memiliki wilayah yang luas. Sebab kerajaan Budha Sriwijaya yang berpusat di selatan Sumatera baru didirikan pada tahun 607 Masehi (Wolters 1967; Hall 1967, 1985). Tapi bisa saja terjadi, “kerajaan-kerajaan kecil” yang tersebar di beberapa pesisir pantai sudah berdiri, walau yang terakhir ini tidak dijumpai catatannya.</p>
<p>Di Jawa, masa sebelum masehi juga tidak ada catatan tertulisnya. Pangeran Aji Saka sendiri baru “diketahui” memulai sistem penulisan huruf Jawi kuno berdasarkan pada tipologi huruf Hindustan pada masa antara 0 sampai 100 Masehi. Dalam periode ini di Kalimantan telah berdiri Kerajaan Hindu Kutai dan Kerajaan Langasuka di Kedah, Malaya. Tarumanegara di Jawa Barat baru berdiri tahun 400-an Masehi. Di Sumatera, agama Budha baru menyebar pada tahun 425 Masehi dan mencapai kejayaan pada masa Kerajaan Sriwijaya.</p>
<p>Temuan G. R Tibbets</p>
<p>Adanya jalur perdagangan utama dari Nusantara—terutama Sumatera dan Jawa—dengan Cina juga diakui oleh sejarahwan G. R. Tibbetts. Bahkan Tibbetts-lah orang yang dengan tekun meneliti hubungan perniagaan yang terjadi antara para pedagang dari Jazirah Arab dengan para pedagang dari wilayah Asia Tenggara pada zaman pra Islam. Tibbetts menemukan bukti-bukti adanya kontak dagang antara negeri Arab dengan Nusantara saat itu.</p>
<p>“Keadaan ini terjadi karena kepulauan Nusantara telah menjadi tempat persinggahan kapal-kapal pedagang Arab yang berlayar ke negeri Cina sejak abad kelima Masehi, ” tulis Tibbets. Jadi peta perdagangan saat itu terutama di selatan adalah Arab-Nusantara-China.</p>
<p>Sebuah dokumen kuno asal Tiongkok juga menyebutkan bahwa menjelang seperempat tahun 700 M atau sekitar tahun 625 M—hanya berbeda 15 tahun setelah Rasulullah menerima wahyu pertama atau sembilan setengah tahun setelah Rasulullah berdakwah terang-terangan kepada bangsa Arab—di sebuah pesisir pantai Sumatera sudah ditemukan sebuah perkampungan Arab Muslim yang masih berada dalam kekuasaan wilayah Kerajaan Budha Sriwijaya.</p>
<p>Di perkampungan-perkampungan ini, orang-orang Arab bermukim dan telah melakukan asimilasi dengan penduduk pribumi dengan jalan menikahi perempuan-perempuan lokal secara damai. Mereka sudah beranak–pinak di sana. Dari perkampungan-perkampungan ini mulai didirikan tempat-tempat pengajian al-Qur’an dan pengajaran tentang Islam sebagai cikal bakal madrasah dan pesantren, umumnya juga merupakan tempat beribadah (masjid).</p>
<p>Temuan ini diperkuat Prof. Dr. HAMKA yang menyebut bahwa seorang pencatat sejarah Tiongkok yang mengembara pada tahun 674 M telah menemukan satu kelompok bangsa Arab yang membuat kampung dan berdiam di pesisir Barat Sumatera. Ini sebabnya, HAMKA menulis bahwa penemuan tersebut telah mengubah pandangan orang tentang sejarah masuknya agama Islam di Tanah Air. HAMKA juga menambahkan bahwa temuan ini telah diyakini kebenarannya oleh para pencatat sejarah dunia Islam di Princetown University di Amerika.</p>
<p>Sejarahwan T. W. Arnold dalam karyanya “The Preaching of Islam” (1968) juga menguatkan temuan bahwa agama Islam telah dibawa oleh mubaligh-mubaligh Islam asal jazirah Arab ke Nusantara sejak awal abad ke-7 M.</p>
<p>Setelah abad ke-7 M, Islam mulai berkembang di kawasan ini, misal, menurut laporan sejarah negeri Tiongkok bahwa pada tahun 977 M, seorang duta Islam bernama Pu Ali (Abu Ali) diketahui telah mengunjungi negeri Tiongkok mewakili sebuah negeri di Nusantara (F. Hirth dan W. W. Rockhill (terj), Chau Ju Kua, His Work On Chinese and Arab Trade in XII Centuries, St.Petersburg: Paragon Book, 1966, hal. 159).</p>
<p>Bukti lainnya, di daerah Leran, Gresik, Jawa Timur, sebuah batu nisan kepunyaan seorang Muslimah bernama Fatimah binti Maimun bertanggal tahun 1082 telah ditemukan. Penemuan ini membuktikan bahwa Islam telah merambah Jawa Timur di abad ke-11 M (S. Q. Fatini, Islam Comes to Malaysia, Singapura: M. S. R.I., 1963, hal. 39).</p>
<p>Dari bukti-bukti di atas, dapat dipastikan bahwa Islam telah masuk ke Nusantara pada masa Rasulullah masih hidup. Secara ringkas dapat dipaparkan sebagai berikut: Rasululah menerima wahyu pertama di tahun 610 M, dua setengah tahun kemudian menerima wahyu kedua (kuartal pertama tahun 613 M), lalu tiga tahun lamanya berdakwah secara diam-diam—periode Arqam bin Abil Arqam (sampai sekitar kuartal pertama tahun 616 M), setelah itu baru melakukan dakwah secara terbuka dari Makkah ke seluruh Jazirah Arab.</p>
<p>Menurut literatur kuno Tiongkok, sekitar tahun 625 M telah ada sebuah perkampungan Arab Islam di pesisir Sumatera (Barus). Jadi hanya 9 tahun sejak Rasulullah SAW memproklamirkan dakwah Islam secara terbuka, di pesisir Sumatera sudah terdapat sebuah perkampungan Islam.</p>
<p>Selaras dengan zamannya, saat itu umat Islam belum memiliki mushaf Al-Qur’an, karena mushaf Al-Qur’an baru selesai dibukukan pada zaman Khalif Utsman bin Affan pada tahun 30 H atau 651 M. Naskah Qur’an pertama kali hanya dibuat tujuh buah yang kemudian oleh Khalif Utsman dikirim ke pusat-pusat kekuasaan kaum Muslimin yang dipandang penting yakni (1) Makkah, (2) Damaskus, (3) San’a di Yaman, (4) Bahrain, (5) Basrah, (6) Kuffah, dan (7) yang terakhir dipegang sendiri oleh Khalif Utsman.</p>
<p>Naskah Qur’an yang tujuh itu dibubuhi cap kekhalifahan dan menjadi dasar bagi semua pihak yang berkeinginan menulis ulang. Naskah-naskah tua dari zaman Khalifah Utsman bin Affan itu masih bisa dijumpai dan tersimpan pada berbagai museum dunia. Sebuah di antaranya tersimpan pada Museum di Tashkent, Asia Tengah.</p>
<p>Mengingat bekas-bekas darah pada lembaran-lembaran naskah tua itu maka pihak-pihak kepurbakalaan memastikan bahwa naskah Qur’an itu merupakan al-Mushaf yang tengah dibaca Khalif Utsman sewaktu mendadak kaum perusuh di Ibukota menyerbu gedung kediamannya dan membunuh sang Khalifah.</p>
<p>Perjanjian Versailes (Versailes Treaty), yaitu perjanjian damai yang diikat pihak Sekutu dengan Jerman pada akhir Perang Dunia I, di dalam pasal 246 mencantumkan sebuah ketentuan mengenai naskah tua peninggalan Khalifah Ustman bin Affan itu yang berbunyi: (246) Di dalam tempo enam bulan sesudah Perjanjian sekarang ini memperoleh kekuatannya, pihak Jerman menyerahkan kepada Yang Mulia Raja Hejaz naskah asli Al-Qur’an dari masa Khalif Utsman, yang diangkut dari Madinah oleh pembesar-pembesar Turki, dan menurut keterangan, telah dihadiahkan kepada bekas Kaisar William II (Joesoef Sou’yb, Sejarah Khulafaur Rasyidin, Bulan Bintang, cet. 1, 1979, hal. 390-391).</p>
<p>Sebab itu, cara berdoa dan beribadah lainnya pada saat itu diyakini berdasarkan ingatan para pedagang Arab Islam yang juga termasuk para al-Huffadz atau penghapal al-Qur’an.</p>
<p>Menengok catatan sejarah, pada seperempat abad ke-7 M, kerajaan Budha Sriwijaya tengah berkuasa atas Sumatera. Untuk bisa mendirikan sebuah perkampungan yang berbeda dari agama resmi kerajaan—perkampungan Arab Islam—tentu membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum diizinkan penguasa atau raja. Harus bersosialisasi dengan baik dulu kepada penguasa, hingga akrab dan dipercaya oleh kalangan kerajaan maupun rakyat sekitar, menambah populasi Muslim di wilayah yang sama yang berarti para pedagang Arab ini melakukan pembauran dengan jalan menikahi perempuan-perempuan pribumi dan memiliki anak, setelah semua syarat itu terpenuhi baru mereka—para pedagang Arab Islam ini—bisa mendirikan sebuah kampung di mana nilai-nilai Islam bisa hidup di bawah kekuasaan kerajaan Budha Sriwijaya.</p>
<p>Perjalanan dari Sumatera sampai ke Makkah pada abad itu, dengan mempergunakan kapal laut dan transit dulu di Tanjung Comorin, India, konon memakan waktu dua setengah sampai hampir tiga tahun. Jika tahun 625 dikurangi 2, 5 tahun, maka yang didapat adalah tahun 622 Masehi lebih enam bulan. Untuk melengkapi semua syarat mendirikan sebuah perkampungan Islam seperti yang telah disinggung di atas, setidaknya memerlukan waktu selama 5 hingga 10 tahun.</p>
<p>Jika ini yang terjadi, maka sesungguhnya para pedagang Arab yang mula-mula membawa Islam masuk ke Nusantara adalah orang-orang Arab Islam generasi pertama para shahabat Rasulullah, segenerasi dengan Ali bin Abi Thalib r. A..</p>
<p>Kenyataan inilah yang membuat sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara sangat yakin bahwa Islam masuk ke Nusantara pada saat Rasulullah masih hidup di Makkah dan Madinah. Bahkan Mansyur Suryanegara lebih berani lagi dengan menegaskan bahwa sebelum Muhammad diangkat menjadi Rasul, saat masih memimpin kabilah dagang kepunyaan Khadijah ke Syam dan dikenal sebagai seorang pemuda Arab yang berasal dari keluarga bangsawan Quraisy yang jujur, rendah hati, amanah, kuat, dan cerdas, di sinilah ia bertemu dengan para pedagang dari Nusantara yang juga telah menjangkau negeri Syam untuk berniaga.</p>
<p>“Sebab itu, ketika Muhammad diangkat menjadi Rasul dan mendakwahkan Islam, maka para pedagang di Nusantara sudah mengenal beliau dengan baik dan dengan cepat dan tangan terbuka menerima dakwah beliau itu, ” ujar Mansyur yakin.</p>
<p>Dalam literatur kuno asal Tiongkok tersebut, orang-orang Arab disebut sebagai orang-orang Ta Shih, sedang Amirul Mukminin disebut sebagai Tan mi mo ni’. Disebutkan bahwa duta Tan mi mo ni’, utusan Khalifah, telah hadir di Nusantara pada tahun 651 Masehi atau 31 Hijriah dan menceritakan bahwa mereka telah mendirikan Daulah Islamiyah dengan telah tiga kali berganti kepemimpinan. Dengan demikian, duta Muslim itu datang ke Nusantara di perkampungan Islam di pesisir pantai Sumatera pada saat kepemimpinan Khalifah Utsman bin Affan (644-656 M). Hanya berselang duapuluh tahun setelah Rasulullah SAW wafat (632 M).</p>
<p>Catatan-catatan kuno itu juga memaparkan bahwa para peziarah Budha dari Cina sering menumpang kapal-kapal ekspedisi milik orang-orang Arab sejak menjelang abad ke-7 Masehi untuk mengunjungi India dengan singgah di Malaka yang menjadi wilayah kerajaan Budha Sriwijaya.</p>
<p>Gujarat Sekadar Tempat Singgah</p>
<p>Jelas, Islam di Nusantara termasuk generasi Islam pertama. Inilah yang oleh banyak sejarawan dikenal sebagai Teori Makkah. Jadi Islam di Nusantara ini sebenarnya bukan berasal dari para pedagang India (Gujarat) atau yang dikenal sebagai Teori Gujarat yang berasal dari Snouck Hurgronje, karena para pedagang yang datang dari India, mereka ini sebenarnya berasal dari Jazirah Arab, lalu dalam perjalanan melayari lautan menuju Sumatera (Kutaraja atau Banda Aceh sekarang ini) mereka singgah dulu di India yang daratannya merupakan sebuah tanjung besar (Tanjung Comorin) yang menjorok ke tengah Samudera Hindia dan nyaris tepat berada di tengah antara Jazirah Arab dengan Sumatera.</p>
<p>Bukalah atlas Asia Selatan, kita akan bisa memahami mengapa para pedagang dari Jazirah Arab menjadikan India sebagai tempat transit yang sangat strategis sebelum meneruskan perjalanan ke Sumatera maupun yang meneruskan ekspedisi ke Kanton di Cina. Setelah singgah di India beberapa lama, pedagang Arab ini terus berlayar ke Banda Aceh, Barus, terus menyusuri pesisir Barat Sumatera, atau juga ada yang ke Malaka dan terus ke berbagai pusat-pusat perdagangan di daerah ini hingga pusat Kerajaan Budha Sriwijaya di selatan Sumatera (sekitar Palembang), lalu mereka ada pula yang melanjutkan ekspedisi ke Cina atau Jawa.</p>
<p>Disebabkan letaknya yang sangat strategis, selain Barus, Banda Aceh ini telah dikenal sejak zaman dahulu. Rute pelayaran perniagaan dari Makkah dan India menuju Malaka, pertama-tama diyakini bersinggungan dahulu dengan Banda Aceh, baru menyusuri pesisir barat Sumatera menuju Barus. Dengan demikian, bukan hal yang aneh jika Banda Aceh inilah yang pertama kali disinari cahaya Islam yang dibawa oleh para pedagang Arab. Sebab itu, Banda Aceh sampai sekarang dikenal dengan sebutan Serambi Makkah.(Rz, Tamat)</p>
<p>http://www.eramuslim.com/berita/tha/7326090849-islam-masuk-ke-nusantara-ketika-rasulullah-saw-masih-hidup-bag.2-tamat.htm?rel</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=9&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/tahukah-anda-islam-masuk-ke-nusantara-saat-rasulullah-saw-masih-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudah Bisa Sekolah Gratis, BOS ?!</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/sudah-bisa-sekolah-gratis-bos/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/sudah-bisa-sekolah-gratis-bos/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Uji Sudah bukan hal aneh lagi bagi Negara kita mengenai masalah biaya pendidikan yang sangat mahal. Untuk biaya sehari-hari pun sebenarnya tidak mencukupi. Apalagi ditambah dengan biaya pendidikan yang membuat masyarakat menengah dan pra sejahtera menjerit. Bantuan Operasional Sekolah atau yang biasa disebut BOS, kini masih marak di perbincangkan oleh para politikus, LSM, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=8&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Uji</p>
<p>Sudah bukan hal aneh lagi bagi Negara kita mengenai masalah biaya pendidikan yang sangat mahal. Untuk biaya sehari-hari pun sebenarnya tidak mencukupi. Apalagi ditambah dengan biaya pendidikan yang membuat masyarakat menengah dan pra sejahtera menjerit.<span id="more-8"></span></p>
<p>Bantuan Operasional Sekolah atau yang biasa disebut BOS, kini masih marak di perbincangkan oleh para politikus, LSM, mahasiswa, bahkan sampai masyarakat itu sendiri. Pasalnya, bantuan ini merupakan sebuah bantuan dari pemerintah pusat untuk siswa-siswi SD/MI dan SMP/MTs yang kurang mampu di seluruh Indonesia baik negeri maupun swasta atas pengurangan subsidi BBM. Masing-masing sekolah diberi bantuan sebesar Rp.235.000/siswa per tahun bagi siswa SD/MI, dan untuk SMP/MTs sebesar Rp.324.000/siswa per tahun melalui transfer ke rekening sekolah masing-masing. </p>
<p>Sebuah harapan dan keinginan yang sangat mulia jika bisa meringkankan atau bahkan menghilangkan beban masyarakat atas biaya pendidikan yang mencekik. Dalam Undang-undang No. 20 thn 2003 dinyatakan jelas bahwa pembiayaan pendidikan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Namun faktanya, anggaran ini justru menjadi peluang baru untuk melakukan praktik korupsi. </p>
<p>Diketahui akhir-akhir ini, ternyata sosialisasi dana BOS tidaklah menyeluruh. 64,3% orang tua murid tidak mengetahui adanya bantuan ini. Dari sisa 35,7 % yang mengetahui, ternyata lebih dari separuhnya tidak tahu berapa besar dana BOS yang diterima sekolah. ketidaktahuan orang tua tersebut dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk memungut biaya dari siswa dan menambah pos biaya baru di luar biaya yang ditutup oleh BOS. (hasil survei ICW). </p>
<p>Dengan kata lain, kewajiban untuk menyelesaikan pendidikan sembilan tahun tetap dijalankan oleh seluruh siswa, syarat-syarat sekolah juga tetap dipenuhi oleh para orang tua, dan peluang untuk praktik korupsi pun juga tetap terus berlangsung lebih besar. Lalu, kapan kita bisa sekolah dengan gratis, BOS?!?!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=8&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/sudah-bisa-sekolah-gratis-bos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Motor ≠ Orang Kaya</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/motor-%e2%89%a0-orang-kaya/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/motor-%e2%89%a0-orang-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:35:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Uji Jakarta adalah kota besar, megah, namun rapuh. Saat ini siapa yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Hampir semua penghuni jakarta memiliki mobil pribadi ataupun motor sendiri. jika dulu hanya orang-orang kaya yang bisa memiliki kendaraan pribadi, akan tetapi saat ini tidaklah menutup kemungkinan jika orang-orang yang tidak mampu pun bisa memiliki kendaraan khusus. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=7&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Uji</p>
<p>Jakarta adalah kota besar, megah, namun rapuh. Saat ini siapa yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Hampir semua penghuni jakarta memiliki mobil pribadi ataupun motor  sendiri. jika dulu hanya orang-orang kaya yang bisa memiliki kendaraan pribadi, akan tetapi saat ini tidaklah menutup kemungkinan jika orang-orang yang tidak mampu pun bisa memiliki kendaraan khusus. Sebagai contoh,  motor. <span id="more-7"></span></p>
<p>Motor sekarang sudah bukan lagi menjadi barang yang “wah”. Setiap orang bisa mendapatkan dengan mudah. Hanya dengan uang muka Rp. 300.000,- kita bisa mendapatkannya. Sangat mudah bukan?! </p>
<p>Sebut saja dibilangan daerah RS. Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur. Disana bisa terlihat beberapa pengemis dan pemulung yang tinggal di pinggiran kali. Seperti kebanyakan dari mereka yaitu meminta-minta kepada kendaraan yang berhenti pada saat lampu merah. Menadahkan tangannya dari satu mobil ke mobil lainnya. Berharap menerima sedikit belaskasihan dari pengguna kendaraan. </p>
<p>Sungguh suatu hal yang jarang kita temui jika salah satu pengemis itu ada yang memiliki motor pribadi. Untuk mengkredit motor dan merawatnya saja, setidaknya memiliki penghasilan lebih dari kebutuhan pokok. Jika mereka hanya berprofesi sebagai pemulung ataupun pengemis, sudah tentu tidak mencukupi semua itu. Tapi sepertinya pemikiran ini sudah kadarluarsa. Buktinya, para pengharap belaskasihan itu, bisa memiliki motor sebagai kendaraan pribadinya selain gerobak. Pemikiran yang tepat untuk saat ini adalah, motor tidak sama dengan orang kaya. Yang artinya orang yang hidup di bawah garis kemiskinan pun ternyata mampu memiliki kendaraan roda dua itu laiknya orang-orang yang hidup di atas garis kemiskinan. Wallahu’alam ….</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=7&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/motor-%e2%89%a0-orang-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Filosofi cinta Aristoleles</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/filosofi-cinta-aristoleles/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/filosofi-cinta-aristoleles/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Dedi Satu hari, Aristoteles bertanya pada gurunya, Plato ”Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” Aris pun berjalan, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=6&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Dedi<br />
Satu hari, Aristoteles bertanya pada gurunya, Plato ”Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting.<span id="more-6"></span></p>
<p>Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” Aris pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.</p>
<p>Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”</p>
<p>Aris menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”</p>
<p>Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”</p>
<p>Di hari yang lain, Aris bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan?</p>
<p>Bagaimana saya bisa menemukannya?”</p>
<p>Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan saja. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”</p>
<p>Aris pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.</p>
<p>Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”</p>
<p>Aris pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini.</p>
<p>Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”</p>
<p>Gurunyapun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”</p>
<p>CATATAN &#8211; KECIL :</p>
<p>Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya didalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.</p>
<p>Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.</p>
<p>Terimalah cinta apa adanya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=6&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/filosofi-cinta-aristoleles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DRAMA KONTROVERSI HISAB Vs. RU’YAT</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/drama-kontroversi-hisab-vs-ru%e2%80%99yat/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/drama-kontroversi-hisab-vs-ru%e2%80%99yat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:31:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Abdul Fatah Sejak dasawarsa terakhir ini, umat islam Indonesia telah beberapa kali menyambut Idul Fitri maupun Idul Adha dengan hari yang berbeda yakni antara satu ORMAS dengan ORMAS yang lainnya terpaut satu hari. Dan anehnya masing-masing saling merasa benar dengan argumentasinya sendiri-sendiri. Tanpa harus terjebak pro kontra seputar lebaran, mari kita lihat landasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=5&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Abdul Fatah</p>
<p>Sejak dasawarsa terakhir ini, umat islam Indonesia telah beberapa kali menyambut Idul Fitri maupun Idul Adha dengan hari yang berbeda yakni antara satu ORMAS dengan ORMAS yang lainnya terpaut satu hari. Dan anehnya masing-masing saling merasa benar dengan argumentasinya sendiri-sendiri.<span id="more-5"></span></p>
<p>Tanpa harus terjebak pro kontra seputar lebaran, mari kita lihat landasan pemikiran mereka, sehingga kita tidak akan serta merta meng-amini setiap ucapan ketua ORMAS kita! Ingat ORMAS yang anda ikuti tidak akan menjamin anda masuk syurga! Namun sebaliknya jika dengan berfanatik pada satu ORMAS tertentu umat islam terpecah belah, bisa di pastikan mereka hanya akan masuk neraka bersama-sama! Tahu kenapa? Karena mereka lebih mempercayai perkataan ketua umum ORMASnya daripada perintah Alqur’an.</p>
<p>Dalam Alqur’an ada beberapa ayat yang menjadi rujukan para pakar Ilmu hisab (pihak yang menetapkan jatuhnya awal Ramadhan dan 1 syawwal dengan menggunakan metode perhitungan teoritis-matematis, tanpa harus ada pembuktian di lapangan). Yakni QS Yunus ayat 5 dan al isro’ ayat 12. Namun jika kita jeli menyimak kedua ayat tersebut, maka kita akan segera tahu bahwa kedua ayat tersebut hanya memberikan informasi yang bersifat umum, yakni agar manusia mempelajari ilmu hisab &#8211; falak (astronomi).</p>
<p>لتعلموا عدد السنين والحساب<br />
Di sana tidak ada perintah Allah agar kita mentapkan awal puasa dan lebaran dengan ilmu Hisab.</p>
<p>Pihak pro Rukyat berbeda pandangan, dalam hal ini mereka berpedoman pada firman Allah dalam alqur’an surat Albaqoroh 185, Allah dengan tegas menjelaskan, bahwa kewajiban puasa adalah berdasarkan kesaksian ‘melihat bulan’ secara langsung ( ru’yat )</p>
<p>. فمن شهد منكم الشهر فليصمه</p>
<p>Bahkan Allah juga merintahkan agar kita menyempurnakan jumlah puasa kita.</p>
<p>ولتكبرو الله على ما هداكم ولتكملوا العدة</p>
<p>Melihat kedua kubu yang memakai Alqur’an untuk membenarkan asumsi mereka, maka dapat dipastikan akan sering terjadi perbedaan hari 1 Syawal maupun hari Idul adha! Ditambah dengan pihak yang suka mengikuti ketetapan lebaran diMekah padahal mereka tinggal di Indonesia.</p>
<p>Idul fitri yang seharusnya ditandai dengan kesucian hati untuk meraih kemenangan, justru ditaburi bibit-bibit pertentangan antar ORMAS. Mengapa para pakar atau ulama dari masing-masing ORMAS tersebut hanya makmum pada hawa nafsunya untuk selalu tampil beda? mengapa mereka tidak bersatu padu sehingga citra Islam tidak semakin terpuruk dan hancur berantakan akibat keasyikan mereka untuk wathon suloyo.</p>
<p>Kalau para pemimpin ORMAS memang orang yang bertaqwa dan mencintai Allah di atas segalanya, pastilah mereka tidak merasa berkeberatan untuk bermusyawarah demi persatuan dan kemaslahatan umat islam. Bukannya malah sibuk mencari alasan pembenar egonya masing-masing!</p>
<p>Sebenarnya antara ilmu Hisab dan Rukyat tidak pernah bertentangan, keduanya berjalan beriringan, tapi sifat egois manusialah yang membenturkan antara keduanya.</p>
<p>Ilmu Hisab bertugas membuat rumusan matematis dan memprediksikan awal bulan, sedangkan Rukyat berfungsi sebagai pembuktiannya di lapangan. Jika para pakar ilmu Hisab bersikap objektif dan tidak egois, tentu mereka tidak menolak teorinya diuji di lapangan dengan cara Rukyat.</p>
<p>Bukankah kita sering mendengar RAMALAN CUACA? Apakah semua prediksi hujan itu benar? Jika anda pernah bermain PS, lalu anda bermain sepak bola dan tim pilihan anda dapat memukul Brazil 6-0! Nah, benarkan anda sehebat itu? Semua orang akan bilang, itu kan Cuma mainan di PS, bo!? Nah, apakah dunia harus mempercayai bahwa team pilihan anda adalah jawara didunia sepak bola?</p>
<p>Jika kita mau jujur dan hanya mencari ridho Allah dunia akhirat, pasti kita mau bercermin atas kebodohan dan kesombongan kita yang sementara ini ;ebih mencintai ORMAS dan mentaati pimpinan yang belum tentu benar daripada Allah dan Rasulullah saw! Bukankah Puasa dan Idul Fitri atau Idul Adha adalah Syari’at Allah? Maka yang berhak menentukan kapan waktunnya adalah Allah dan RasulNya, bukan? Sehingga niat kita puasa atau berbuka pun Lillahi-Ta’ala (karena menjalankan perintah Allah), bukan Karena SK ORMAS anda.</p>
<p>Allah sangat menghargai dan memuji ilmu pengetahuan (almujadilah ayat 11), namun bukan ilmu yang di-pertuhan-kan dan di-imani melebihi Al Qur’an dan hadis Nabi! Bukankah sepanjang hayat Rasulullah saw selalu mengajarkan, bahwa penetapan awal puasa atau lebaran harus dengan Rukyat, meskipun saat itu umat Islam sudah menguasai ilmu Hisab?! Sehingga setiap menyambut bulan sabit yang muncul di ufuk barat beliau pun berdoa agar kemunculan bulan sabit itu membawa berkah dan kedamaian. (hadis Adzkar nawawi)</p>
<p>Memang antara prediksi ilmu Hisab dan Rukyat kadang bersamaan, namun tidak jarang teori ilmu Hisab itu meleset. Karena realita di lapangan berbeda dengan angka-angka rumusan ilmu Hisab. Jika para pakar ilmu Hisab mewajibkan puasa atau lebaran berdasarkan teorinya tanpa menghiraukan ayat rukyat dan sunnah nabi saw, maka dikhawatirkan mereka termasuk ahli Bid’ah dholalah (sesat), karena telah membuat syari’at di luar ajaran Rasulullah saw! Bahkan Allah pun mengutuk keras sikap arogan ilmuwan semacam itu sebagai orang munafiq yang tidak mempan oleh sentuhan firman Allah, matanya telah buta, telinganya telah tuli dan hatinya telah membatu…. Jika mereka tidak segera bertaubat, maka Siapa yang akan mampu menolongnya dari laknat dan siksa Allah?( al jatsiyah ayat 23).</p>
<p>Jika kita mencermati hadis-hadis yang dijadikan ajang kontroversi ahli Hisab-Rukyat, ternyata bersumber dari hadis-hadis sohih riwayat Imam Muslim(Sohih Muslim, hal 437-438 ) yang berasal dari dua sahabat, yakni Abu Hurairoh (sahabat senior) dan Ibnu Umar (sahabat yunior). Baik hadis versi Abu Hurairoh maupun Abdulloh bin Umar ternyata sama-sama menitik-beratkan pada Rukyat. Adapun hadis yang ditengarai memicu kontroversi adalah sebagai berikut:</p>
<p>لا تصوموا حتى تروا الهلال ولا تفطروا حتى تروه فإن اغمي عليكم فاقدروا له*</p>
<p>Kalian jangan berpuasa sebelum melihat bulan! Dan jangan berlebaran sebelum melihat bulan pula! Jika bulan belum muncul, maka perhitungkanlah yang cermat!</p>
<p>فصوموا لرؤيته وافطروا لرؤيته وإن غم عليكم فاقدروا له ثلاثين*</p>
<p>Berpuasalah jika kalian melihat bulan! Dan berlebaranlah jika kamu melihat bulan! Tapi jika bulan belum kelihatan, maka hitunglah usia bulan 30 hari!</p>
<p>Kedua hadis tersebut adalah versi redaksi Ibnu Umar, sedangkan versi Abu Hurairoh justru lebih tegas Rasulullah saw. bersabda:</p>
<p>فصوموا لرؤيته وافطروا لرؤيته وإن غم عليكم فصوموا ثلاثين</p>
<p>Berpuasalah jika kamu sudah melihat bulan( rukyat ), lalu berbukalah ( lebaran ) jika kamu sudah melihat bulan, tapi jika bulan tidak kelihatan maka puasalah 30 hari:</p>
<p>Kalau kita jeli mencermati hadis versi Ibnu Umar dan Abu Hurairoh, maka sebenarnya Rasulullah saw menginstruksikan, agar kita menggabungkan antara Hisab dan Rukyat. Bukan malah membenturkannya! Jika di awal sabdanya beliau melarang kita berlebaran sebelum ada kepastian ‘melihat bulan’ (Rukyat), maka sungguh tidak masuk akal, jika akhirnya beliau menyuruh kita cukup mengandalkan teori (Hisab) yang tanpa pembuktian. Untuk itu beliau menyuruh kita agar menghitung usia bulan genap 30 hari!</p>
<p>Nah, siapapun anda yang merasa sebagai ummat Muhammad saw, maka kembalilah kepada hukum Allah dan Rasulullah saw. Bersatulah demi kejayaan Islam dan Ridho-NYA! Silahkan anda memprediksikan lebaran, tapi untuk pelaksanaannya tunggulah hasil Rukyatnya. </p>
<p>Jika anda tetap ngotot meng-IMANI dan meng-AMINI teori ilmu HISAB tanpa peduli realita RUKYAT, maka ibarat anda sedang naik angkot yang disopiri oleh anak TK kecil yang cuma jago main balapan di PS?! Atau anda naik bis malam dengan sopir yang mabok+ugal-ugalan?! Anda tetap berharap sampai tujuan dengan selamat? Mimpi kali.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=5&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/drama-kontroversi-hisab-vs-ru%e2%80%99yat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Valentine Syar’i</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/valentine-syar%e2%80%99i/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/valentine-syar%e2%80%99i/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 02:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Mas Gusti Happy Valentine! Itulah kalimat yang acap kali kita dengar dari lisan remaja-remaja ketika memasuki bulan Februari tepatnya pada tanggal 14. Namanya juga kehidupan pasti ada yang pro dan kontra agar hidup ini menjadi lebih hidup dan berwarna. Ada banyak versi mengenai kisah Valentine atau asal muasal nama Valentine itu digunakan. Salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=4&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Mas Gusti</p>
<p>Happy Valentine! Itulah kalimat yang acap kali kita dengar dari lisan remaja-remaja ketika memasuki bulan Februari tepatnya pada tanggal 14. Namanya juga kehidupan pasti ada yang pro dan kontra agar hidup ini menjadi lebih hidup dan berwarna. Ada banyak versi  mengenai kisah Valentine atau asal muasal nama Valentine itu digunakan. <span id="more-4"></span></p>
<p>Salah satu versi menyebutkan bahwa Valentine diambil dari seorang pendeta yang bernama Santo Valentinus yang diyakini hidup pada masa Kaisar Claudius II. Dahulu, Santo Valentinus secara diam-diam menentang pemerintahan Kaisar Claudius II. Pasalnya, Kaisar menganggap bahwa seorang pemuda yang belum menikah akan lebih baik performanya ketika berperang. Ia melarang para pemuda untuk menikah demi menciptakan prajurit perang yang professional.</p>
<p> Namun Santo Valentinus tidak setuju dengan peraturan tersebut dan secara diam-diam menikahkan setiap pasangan muda yang berniat untuk mengikat janji dalam sebuah pernikahan. Lambat laun aksi yang dilakukan Santo Valentinus tercium oleh Kaisar Claudius II yang mengakibatkan ia ditangkap dan dimasukkan ke penjara sampai akhirnya dihukum mati. Selama menjalani masa hukuman di penjara, ia jatuh hati kepada anak gadis sipir penjara. </p>
<p>Gadis yang dicintainya senantiasa selalu setia untuk menjenguk Valentinus di penjara. Tragisnya, sebelum ajal tiba Valentinus sempat meninggalkan pesan berbentuk sepucuk surat untuk gadis itu. Tiga buah kata yang tertulis sebagai tanda tangannya diakhir surat dan menjadi populer hingga saat ini yaitu “From Your Valentine”. </p>
<p>Mengenai tanggal 14 Februari yang setiap tahunnya dirayakan sebagi hari Valentine,  tenyata menyimpan ketidakjelasan karena kematian Santo Valentinus tidak ada yang mengetahui pasti tepat pada tanggal itu. Jauh sebelum itu, setiap tanggal 15 Februari masyarakat Romawi melakukan tradisi perayaan Lupercalia untuk menghormati dewa kesuburan dan hutan yang bernama Faunus. Tradisinya, seekor anjing dan dua ekor kambing disembelih kemudian kulitnya digunakan sebagai busana para pendeta. Setelah itu, para pendeta akan berkeliling kota dan para gadis akan menghampiri mereka untuk dipecut. Konon, pecutan ini dapat menjaga kesuburan perempuan. Untuk mengalihkan tradisi politheisme ini, Paus Gelasius I meresmikan tanggal 14 Februari sebagai jamuan bernama St.Valentine Day. </p>
<p>Jika kita melihat sejarah Valentinus diatas, maka pemikiran kita tidak akan sinis lagi terhadap kelompok yang pro atau yang selalu merayakan hari Valentine setiap tahun. Mengingat jasanya yang telah mengorbankan nyawanya demi mempersatukan cinta pasangan muda melalui sebuah ikatan pernikahan. Perbuatan yang dilakukan Valentinus sesuai dengan ajaran Islam yang tertera di dalam Qur’an yaitu :</p>
<p>يا أيها الناس إنا خلقناكم من ذكر وأنثى وجعلناكم شعوبا وقبائل لتعارفوا إن أكرمكم عند الله أتقاكم إن الله عليم خبير.</p>
<p>Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (al Hujurat: 13).</p>
<p>ومن آياته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لتسكنوا إليها وجعل بينكم مودة ورحمة إن في ذلك لآيات لقوم يتفكرون.</p>
<p>Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir (ar Rum: 21).</p>
<p>Dan juga hadits :</p>
<p>عن عبد الله بن مسعود رضي الله تعال عنه قال: قال لنا رسول الله صلّى الله عليه وسلم : يامعشرالشّباب من الستطاع منكم الباءة فليتزوّج فإنّه أغضّ للبصر وأحصن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصّوم فإنّه له وجاءٌ. (متّفق عليه)</p>
<p>Dari Abdillah bin Mas’ud R.A, ia berkata bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: “Wahai golongan pemuda, barang siapa diantara kamu telah mampu berumah tangga maka kawinlah, karena kawin lebih bisa menundukkan pandangan dan menjaga farji (kemaluan). Dan barang siapa yang belum mampu maka hendaknya ia berpuasa, karena yang demikian itu dapat mengurangi syahwat”. (HR. Muttafaq Alaih)  </p>
<p>Jelas bahwa tindakan Santo Valentinus tidak menentang syariat Allah SWT karena cinta adalah kodrat setiap manusia bahkan semua makhluk yang terdapat di alam semesta ini. Allah menciptakan kita berbeda dan berpasang-pasangan agar kita saling mengenal dan memakmurkan kehidupan di dunia ini bersama-sama. Dengan adanya perayaan Valentine, seseorang yang biasanya muram sendirian di kamar akan tertarik ketika diajak ke pesta yang  membuatnya merasa nyaman. Karena hakikat manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.</p>
<p> Jadi, kenapa kita harus memusuhi orang-orang yang merayakan Valentine? Bahkan sebagian ada yang mengatakan perayaan Valentine adalah haram bagi umat muslim karena dianggap sebagai misi kristenisasi yang dibungkus rapi agar para remaja tergiur untuk mengikutinya. Tetapi ironisnya, pihak gereja membantah bahwa itu semua tidak ada hubungannya dengan agama mereka. Terlebih mereka mengatakan itu hanyalah tradisi Barat yang menganut kapitalisme. </p>
<p>Seiring dengan perkembangan zaman, perayaan Valentine telah banyak mengalami pergeseran nilai dan cenderung hanya memperturutkan hawa nafsu belaka. Betapa tidak, sepasang remaja sudah biasa melakukan hubungan suami istri ketika perayaan Valentine. Semua pebisnis berlomba-lomba menggaet konsumen sebanyak-banyaknya lewat souvenir atau atribut-atribut Valentine, seperti coklat, bunga dan kartu ucapan. Media elektronik pun tidak ingin kalah, mereka menghipnotis pemirsa terutama remaja dengan film-film percintaan. Generasi muda yang menjadi tumpuan bangsa kini dicekoki dengan kebiasaan hidup hedonis. Yang ada di dalam otak mereka hanyalah hidup bersenang-senang, tidak peduli tindakan mereka berlebihan atau tidak. Qur’an menyinggung :</p>
<p>وآت ذا القربى حقه والمسكين وابن السبيل ولا تبذر تبذيرا. إن المبذرين كانوا إخوان الشياطين وكان الشيطان لربه كفورا.</p>
<p>Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya (al Isra’: 26-27).</p>
<p>Idealnya, momen perayaan Valentine kita gunakan sebagai ajang silaturahim antar umat beragama yang selalu bertolak belakang dan terkesan tidak pernah akur. Dengan adanya pertemuan seperti ini, akan membuat hidup setiap pemeluk agama semakin nyaman dan damai. Seyogyanya kita memandang segala persoalan dari berbagai sudut, agar objek yang kita lihat tidak bias dan menimbulkan salah persepsi. Selamat merayakan hari Valentine, from your Valentine.     </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=4&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/11/valentine-syar%e2%80%99i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KETIKA JILBABMU DILECEHKAN ORANG</title>
		<link>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/10/ketika-jilbabmu-dilecehkan-orang/</link>
		<comments>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/10/ketika-jilbabmu-dilecehkan-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 09:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nulisnyok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nulisnyok.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Dian Renoviani Pelecahan dalam bentuk apapun dan dalam porsi seberapun akan meninggalkan perasaan tak nyaman. Ada rasa marah, kesal, sedih, malu plus kecewa yang berpadu jadi satu. Perasaan ini akan lebih mengigit apabila ungkapan pelecehan datang dari orang – orang yang selama ini dekat dengan kita. Kita seakan tak siap merimanya. Untuk sesaat, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=3&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Dian Renoviani</p>
<p>Pelecahan dalam bentuk apapun dan dalam porsi seberapun akan meninggalkan perasaan tak nyaman. Ada rasa marah, kesal, sedih, malu plus kecewa yang berpadu jadi satu. Perasaan ini akan lebih mengigit apabila ungkapan pelecehan datang dari orang – orang yang selama ini dekat dengan kita. Kita seakan tak siap merimanya. Untuk sesaat, wajar kalau kita di selimuti oleh perasaan – perasaan seperti itu, apalagi wanita yang perasaannya lebih dominan. Tapi tentu kurang bijaksana kalau kita terhanyut dalam gelombang perasaan tanpa merenungkan kenapa hal tersebut terjadi. Ini penting agar tak salah dalam mensikapinya.<span id="more-3"></span></p>
<p>Kita akan selalu ingat bagaimana perlakuan yang diterima seorang, dua orang, dan entah beberapa orang lagi muslimah ketika dia tampil beda dengan jilbabnya. Mereka sering dilecehkan! Mulai dari lirikan sinis, sindiran tajam hingga perlakuan yang sudah melangar HAM. Pelecehan itu muncul dari berbagai kalangan yang ( katanya ) berpendidikan. Tentunya dengan cara mereka masing – masing.</p>
<p>Kenapa jilbab kita mesti dilecehkan? Ada beberapa ke mungkinan yang bisa diungkapkan : bisa&#8230;semata – mata karena mereka tak suka atau pun phobia dengan yang namanya jilbab, yang kambing hitamkan sebagai pakaian pembelenggu kebebasan. Bermacam sikap antipati  akan muncul, berbagai prasangka buruk dan tuduhan dilontarkan. Jilbab hanya menjadikan orang – orang lamban, tak cekatan dan penampilannya menggangu pemandangan. Para pemainnya adalah masyarakat kelas dua yang tak bisa di andalkan. Mereka memandang jilbab bak melihat sesuatu yang menjijikan hingga tak heran kalau mereka memalingkan wajah takut terkena pengaruh yang ”ngak – ngak”. Bahkan ada yang berusaha memaksa agar jilbab itu terlepas, lewat cara halus ataupun kekerasan. Inilah pelecehan yang timbul dari rasa phobia yang tak beralasan, padahal mereka sebagiannya mengaku sebagai kaum intelek, yang seharusnya bisa berpikir dan menilai sesuatu lebih rebih rasional dan terarah. Yang lebih memprihatinkan : mereka mengaku muslim! Terhadap perlakuan seperti kita jangan terpancing emosi. Jangan bersedih. Kita harus mampu menanggulanginya dengan cara yang jitu lewat lisan dan seluruh potensi yang ada, yang di barengi dengan kesabaran. Dalam kondisi seperti itu agar kita tidak goyah apalagi patah, ada senjata yang ampuh : tingkatkan taqarrub kepada Allah. Hanya Dia sebagai Penolong dan Pelindung kita. Hanya Dia! Mungkin kita bisa sedikit menghibur diri (tapi bukan untuk berbangga – bangga lho&#8230;) bahwa sebenarnya sikap orang yang suka melecehkan tersebut adalah sebagai bentuk ”kekaguman” mereka yang sengaja disembunyikan di dalam hati dan secara ”tak sengaja” terungkap namun dalam format yang keliru. Mereka iri karena tak mampu memiliki keyakinan, kesabaran, dan ketegaran seperti yang dimiliki para muslimah dalam menjalankan perintah Allah.</p>
<p>Hal lain yang tak bisa dipungkiri, adalah karena tak adanya pemahaman. Orang – orang memandang jilbab sebagai barang aneh bahkan tak berguna. Tak aneh kalau mereka sering mengolok – olok, mencibirkan dan menertawakan jilbab. Disini pun kita harus bersabar sembari bertekad : mereka harus di beri pengertian, didakwahi agar mereka paham, tentu secara perlahan – lahan.</p>
<p>Kemungkinan lain yang bisa jadi luput dari perhatian, apakah tidak mungkin pelecehan tersebut terjadi karena kekeliruan kita sendiri? Pelecehan mungkinbukan ditunjukan kepada pakaian itu sendiri melainkan  pada pribadi pemakainya. Dalam keseharian masih kita jumpai jilbaber yang bersikap tidak sesuai dengan tuntunan yang seharusnya. Ada yang tak mengontrol diri sehingga over acting. Sementaradi sisi lain ada orang – orang yang lebih suka memperhatikan fakta. Mereka akan berucap ”Oh&#8230;ternyata yang berjilbab dengan yang membuka aurat&#8230;sama saja!” Dengan spontanitas mereka akan melontarkan pelecehan apalagi kalau didalam hatinya memang sudah ada benih – benih ketidaksukaan. Bagi orang – orang seperti ini, men-generalisir suatu keadaan merupakan hal biasa. Untuk membantah mereka sepenuhnya mungkindiluar jangkauan kita namun yang penting dalamhal ini: kita perlu koreksi diri! Kepada para jilbaber selalulah kembali pada petunjuknya: ”&#8230;sebaik – baik pakaian adalah pakaian takwa!” Bukankah salah satu penjabaran dari takwa adalah sikap berhati – hati? Jilbab plus! Mungkin ini ungkapan yang bisa mewakili.</p>
<p>Untuk meneguhkan hati atas pelecehan jilbab kita, dapat ditempuh usaha sebagai berikut:</p>
<ol>
<li> Yakinkan diri bahwa jilbab yang kita pakai untuk menutup aurat adalah pakaian yang dimuliakan Allah dan RasulNya. Kalau Allah saja sudah memuliakan dan mengangkat derajat kita dengan pakaian tersebut, a[akah pelecehan itu masih berarti untuk dimasukan ke dalam hati, hingga mungkin menimbulkan rasa malu (walau sedikit) ataupun ragu dengan eputusan untuk berjilbab yang selama ini sudah kokoh? Ini ujian! Tumbuhkembangkanlah, persuburlsh keyakinan bahwa dengan jilbab penampilan akan lebih mantap, lebih terhormat dan selamat dari maksiat. Kita olah pelecehan tersebut menjadi sesuatu yang akan membuat kita tambah semangat, tambah istiqomah. Senenarnya pilihan untuk memakai jilbab sudah merupakan suatu rahmat Allah yang mungkin belum diperoleh semua muslimah. Jadi, Insya Allah, kita telah berada dalam posisi yang lebih beruntung di hadapan Allah. Cari apa lagi?</li>
<li>Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah karena hal ini juga memegang peranan penting. Di saat seorang muslimah dilecehkan, muslim laim harus tampil untuk membela dan menghiburnya sesuai kemampuan dan kapasitas masing – masing. Bukankah saudara kita merupakan bagian dari diri kita sendiri?</li>
</ol>
<p>Wallahu a’lam.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nulisnyok.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nulisnyok.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nulisnyok.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nulisnyok.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nulisnyok.wordpress.com&amp;blog=3437873&amp;post=3&amp;subd=nulisnyok&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nulisnyok.wordpress.com/2008/04/10/ketika-jilbabmu-dilecehkan-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a1f3c2b748cf415322325096645d1dad?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">nulisnyok</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
